Ulasan 12 jam pertama penggunaan iPhone Duo: Menelisik 6 kelebihan dan kekurangan smartphone lipat perdana Apple, mulai dari layar lipat bertekstur kertas hingga hilangnya Face ID.
Perangkat foldable perdana garapan Apple, iPhone Duo, secara resmi mulai diserahterimakan kepada para pemesan pertama di gerai Apple Store. Mengusung desain lipat yang inovatif, ponsel cerdas paling dinanti tahun 2026 ini menghadirkan perpaduan pengalaman antara fitur memikat serta sejumlah kompromi yang cukup mengganggu dalam penggunaan harian.
-
Sumber Asal Gambar: Berasal dari dokumentasi publikasi resmi Apple Newsroom (apple.com).
1. Layar Luar Cenderung Sempit, Layar Dalam Antiglare Luar Biasa
-
Pengalaman Layar Luar: Saat terlipat, layar luar terasa cukup sempit dan tebal untuk penggunaan aplikasi harian. Namun, bentuknya yang lebar membuat ukuran keyboard virtual jauh lebih nyaman dan mudah digunakan ketimbang varian iPhone terdahulu.
-
Kualitas Layar Dalam: Ketika dibuka, layar bagian dalam dilapisi teknologi nanotexture yang sangat efektif meredam pantulan cahaya (anti-glare) serta memberikan sensasi sentuhan halus bak kertas.
2. Reposisi Dynamic Island dan Mode StandBy Serbaguna
-
Dynamic Island di Sudut Kanan: Tanpa adanya notch atau lubang kamera di tengah, Apple memindahkan posisi Dynamic Island ke sudut kanan atas. Tata letak baru ini dinilai lebih praktis dan memudahkan akses menuju Control Center.
-
Mode StandBy Tanpa Kabel: iPhone Duo kini dapat mengaktifkan mode StandBy tanpa harus terhubung ke pengisi daya—baik saat diberdirikan dalam mode “tenda” maupun dibuka separuh seperti buku.
3. Kualitas Kamera: Utama Mumpuni, Selfie Dalam Sangat Rendah
-
Kamera Utama 48MP: Menghasilkan foto yang sangat jernih dan mendekati standar seri Pro. Pengguna juga dapat memanfaatkan layar luar untuk melakukan selfie menggunakan kamera utama 48MP ini.
-
Kamera Selfie Dalam (Under-Display): Sangat mengecewakan dengan resolusi hanya 4MP. Hasil tangkapan gambar cenderung buram dan sangat mengandalkan pemrosesan perangkat lunak (over-sharpened).
4. Adaptasi Aplikasi iOS 27 dan Kembalinya Touch ID
-
Ekosistem Aplikasi: Pengalaman pengguna sangat bergantung pada kesiapan pengembang. Aplikasi yang telah dioptimalkan untuk iOS 27 dan iPhone Duo (seperti Outlook, Slack, Spotify, dan Instagram) berjalan sangat fleksibel, sementara aplikasi lama tampak canggung dengan bilah hitam di sisi layar.
-
Absennya Face ID: Apple menggantikan sistem autentikasi wajah Face ID dengan pemindai sidik jari Touch ID pada tombol samping. Perubahan ini dirasakan kurang praktis dan lebih lambat untuk aktivitas pembukaan kunci serta autentikasi pembayaran.
Ringkasan 6 Sorotan 12 Jam Pertama iPhone Duo
| Aspek / Fitur | Pengalaman Penggunaan (Highs & Lows) |
| Layar Luar & Dalam |
Layar luar sempit/tebal, namun layar dalam nanotexture sangat nyaman |
| Dynamic Island |
Dipindah ke sudut kanan atas, lebih menghemat ruang & responsif |
| Mode StandBy |
Ditingkatkan untuk aktif kapan saja saat ponsel diberdirikan |
| Kamera Selfie Dalam |
Kualitas gambar sangat rendah (4MP) & cenderung buram |
| Dukungan Aplikasi |
Sangat responsif pada aplikasi Duo-optimized, canggung pada app lama |
| Sistem Keamanan |
Touch ID menggantikan Face ID, terasa lebih lambat & canggung |
Catatan Redaksi
Laporan berita teknologi ini dikompilasi berdasarkan ulasan dan impresi awal 12 jam Jason Cross (Senior Editor Macworld), serta publikasi pendukung dari Apple Newsroom, Verge, dan 9to5Mac per 24 Oktober 2026 (Macworld, 23 Oktober 2026; Apple Newsroom, September 2026; 9to5Mac, 24 Oktober 2026). (Asatunews-01)

